Evakuasi Libatkan Ahli dan Komunitas Bonsai Jogja
![]() |
| Proses pemindahan Pohon Nagasari yang berusia ratusan tahun |
YOGYAKARTA - Upaya pelestarian pohon langka kembali dilakukan para pecinta tanaman dan komunitas bonsai di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pohon Nagasari/Gandek yang diperkirakan berusia ratusan tahun, berhasil dievakuasi dari salah satu lokasi perumahan di wilayah Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Jumat 17 Juli 2026.
Proses pemindahan Pohon Nagasari, menggunakan beberapa alat berat.
Lokasi awal pohon, berada tak jauh dari rumah Ambyah Panggung Sutanto, salah satu perumahan di wilayah Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo. Heribert selaku pendana dan pecinta pohon langka, menjelaskan proses pemindahan sudah direncanakan selama dua tahun. Diawali dengan pencangkokan akar agar pohon bisa bertahan hidup.
"Sebelum melakukan evakuasi, saya sering berkonsultasi juga dengan Tenaga Ahli Pengendali Ekosistem, M Anis Fauzi, staf Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah III yang beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman, DIY," jelas Heribert.
Selain itu, Komunitas Pecinta Bonsai Jogja juga dilibatkan sebagai teknisi lapangan. Mereka memastikan teknik pemindahan dan penanaman kembali dilakukan sesuai prosedur agar pohon tetap hidup.
Setelah dievakuasi, pohon tersebut akan ditanam di halaman samping Masjid Baitussalam, Tiyasan Condongcatur Kapanewon Depok Kabupaten Sleman - DIY.
Heribert juga menceritakan sejarah pohon berdasarkan penuturan Yuwono - keturunan keenam dari penanam pohon Nagasari tersebut. Yuwono meninggal 10 tahun lalu di usia 90-an.
"Biaya keseluruhan proses pemindahan ini mencapai lebih dari 20 juta Rupiah. Kami lakukan ini murni untuk pelestarian," tambah Heribert.
Dengan adanya dukungan ahli dan komunitas, diharapkan pohon Nagasari ini bisa lestari dan menjadi edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga pohon langka. (*/kj)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar