Kedua, Presiden juga menyampaikan penghormatan kepada para ulama, termasuk para kiai kampung yang setiap hari menjaga akhlak anak-anak, merawat kerukunan, menjaga kedamaian di desa serta mendoakan bangsa tanpa meminta apa pun kepada negara.
Ketiga, Presiden menyebutnya sebagai “Jas Hijau”, yang merupakan singkatan dari “Jangan Sekali-Kali Melupakan Jasa Ulama”. Selain itu, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan di sekolah dan pesantren NU melalui pemenuhan fasilitas layar interaktif, sekaligus memastikan berbagai program pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Semangat yang sama juga tercermin dalam pesan “Indonesia negeriku, engkau panji martabatku” yang menggambarkan kecintaan dan penghormatan terhadap tanah air.
Pembukaan Muktamar ke-35 NU 2026 ditandai dengan penabuhan bedug oleh Presiden Prabowo bersama jajaran PBNU sebagai simbol dimulainya forum tersebut sekaligus komitmen untuk terus mengabdi bagi kemaslahatan bangsa. (*/kg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar