Sabtu, 08 Agustus 2026

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Transparan dan Akuntabel

Gelar Pengawasan Daerah oleh Inspektorat Purworejo 

PURWOREJO - lnspektorat Daerah Kabupaten Purworejo menggelar acara bertajuk "Gelar Pengawasan Daerah di Wilayah Kabupaten Purworejo". Kegiatan bertempat di rumah makan ABK, selama 4 dari tanggal 22, 27, 28 dan 29 Juli 2026.  Merupakan wujud komitmen lnspektorat Daerah dalam memperkuat peran Aparat Pengawasan lntern Pemerintah (APIP) terhadap penyelenggaraan pengelolaan keuangan desa serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan dan akuntabel. Forum strategis tersebut, mengambil tema "Bersinergi Mewujudkan Desa yang Taat Aturan, Tertib Administrasi dan Akuntabel”. Forum ini menjadi wadah menyampaikan hasil-hasil pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa, mengulas kembali bagaimana pengelolaan keuangan desa serta membangun sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas. 

Larwasda diikuti Camat, Kepala Seksi Pemerintahan Desa di Kecamatan, Pendamping Desa dan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Puruvorejo sejumlah 272 Desa dari 469 Desa di Kabupaten Purworejo. Pada Rabu 22 Juli2026, Larwasda diikuti peserta dari wilayah Kecamatan Bener, Kecamatan Gebang, Kecamatan Purworejo dan Kecamatan Banyuurip. Senin 27 Juli 2026, Larwasda diikuti oleh peserta dari wilayah Kecamatan Bruno, Kecamatan Grabag, Kecamatan Kutoarjo dan Kecamatan Butuh. Peserta Larwasda Selasa 28 Juli 2026 berasal dari wilayah Kecamatan Kaligesing, Kecamatan Purwodadi Kecamatan Bagelen dan Kecamatan Bayan. Dan pada hari terakhir, Rabu 29 Juli 2026, Larwasda diikuti peserta dari Kecamatan Pituruh, Kecamatan Loano, Kecamatan Ngombol dan Kecamatan Kemiri.

lnspektur Kabupaten Punivorejo Drs R Achmad Kurniawan Kadir MPA menyampaikan, pelaksanaan Gelar Pengawasan Daerah diharapkan tercipta pemahaman bersama terhadap pentingnya pengawasan sebagai instrumen kendali dan perbaikan kinerja pemerintahan daerah serta meningkatnya komitmen seluruh pihak dalam membangun integritas dan akuntabilitas publik. lnspektorat Daerah, dalam pelaksanaan tugas pengawasan pengelolaan keuangan desa bertujuan memperoleh keyakinan yang memadai bahwa pelaksanaan dan pengelolaan keuangan desa telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kegiatan Larwasda merupakan forum strategis yang bertujuan mengevaluasi hasil pengawasan yang telah dilaksanakan oleh APIP, mengidentifikasi permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengawasan serta tindak lanjut hasil pengawasan, mendorong percepatan tindak lanjut atas temuan hasil pemeriksaan APIP, memberikan rekomendasi kebijakan kepada Kepala Daerah dan Pemerintah Desa untuk perbaikan tata kelola pemerintahan desa. Serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antara lnspektorat Daerah dengan Pemerintah Desa dan instansi terkait lainnya dalam mendukung penyelenggaraan pengawasan desa yang efektif.

Hadir sebagai narasumber Laksana Sakti AP MSi - Kepala

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, menyampaikan materi dengan sub tema Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Desa melalui Tertib Administrasi dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa yang terdiri atas materi tata kelola pemerintahan desa, administrasi pemerintahan desa sesuai regulasi, perencanaan pembangunan desa, administrasi kelembagaan desa, pembinaan aparatur desa dan digitalisasi administrasi desa (bila sudah diterapkan). Kepala DPPAPMD dalam hal ini memfokuskan pembahasan tentang Desa Tertib Adminitrasi.

Hadir juga sebagai narasumber, Hadi Sadsila SP MM - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah memaparkan secara jelas sub tema Pengelolaan Keuangan yang Transparan, Efisien dan Akuntabel. Kepala BPKPAD dalam hal ini memfokuskan pembahasan Desa Akuntabel.

Acara juga menjadi sarana meningkatkan budaya integritas, mendorong pencegahan gratifikasi dan pencegahan korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan melaksanakan pariwara anti korupsi di antaranya pesan yang terdapat dalam banner-banner yang terpasang di area acara serta penayangan video-video anti gratifikasi dan anti korupsi. (*/kj)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SPACE AVAILABLE

SPACE AVAILABLE

POPULER