Selasa, 11 Agustus 2026

TNI, Polri dan Masyarakat Bentangkan Sang Merah Putih

Di Gunung Cycloop Sentani Kabupaten Jayapura  

 
JAYAPURA - Semangat nasionalisme berkobar dari Gunung Cycloop, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Sebanyak 1.200 prajurit, pelajar, pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat mengikuti kirab serta pembentangan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kampung Ifar Gunung Distrik Sentani, tersebut dipimpin langsung Panglima Komando Operasi TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga.  
Kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan. Pangkoops TNI Habema didampingi Dansatgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan SIP dan Dansatgas Banmin Brigjen TNI Zamril Philiang. Kehadiran mereka bersama unsur TNI-Polri, Pemkab Jayapura, pelajar dan masyarakat disambut Tari Yospan yang dibawakan Sanggar Tari SMKS YPKP Sentani binaan Satgas Teritorial. Tari khas Papua tersebut menjadi simbol kebersamaan antara budaya, generasi muda dan berbagai elemen masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selanjutnya, Pangkoops TNI Habema secara resmi melepas Kirab Merah Putih yang diiringi Grup Drumband SMKS YPKP Sentani.  
Rombongan menempuh jalur kirab sekira satu kilometer. Sebanyak 1.200 peserta berjalan dalam satu barisan, terdiri atas prajurit, pelajar, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa persatuan merupakan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Setibanya di kawasan Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih, momen istimewa tercipta. Bendera Merah Putih berukuran  120 meter x 80 meter dibentangkan di kawasan Gunung Cycloop. Bendera berukuran raksasa tersebut membentang di bawah langit Papua dan menjadi simbol semangat kemerdekaan yang tidak mengenal batas wilayah, suku maupun perbedaan. Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti peserta ketika penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih dilaksanakan dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya.   
Seluruh peserta berdiri memberikan penghormatan kepada bendera sebagai lambang perjuangan, pengorbanan dan cita-cita bangsa. Mayjen TNI Yudha Airlangga mengatakan, Kirab dan pembentangan Bendera Merah Putih merupakan wujud nyata penguatan nasionalisme sekaligus sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar dan masyarakat. Menurutnya, pembentangan Merah Putih di Gunung Cycloop bukan sekadar bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI,  kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat menjaga persatuan dan keutuhan NKRI terus menyala dari Tanah Papua. Kehadiran pelajar juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan generasi muda Papua menunjukkan bahwa mereka memiliki peran dalam meneruskan perjuangan bangsa, menjaga persaudaraan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air. Dari tarian Yospan, dentuman drumband, langkah kirab hingga penghormatan kepada Sang Merah Putih, seluruh rangkaian kegiatan membawa pesan tentang pentingnya kebersamaan dalam menjaga Indonesia.   
Dari Tanah Papua, Merah Putih kembali berkibar membawa pesan persatuan. Menjaga negeri bukan hanya tentang mempertahankan wilayah, tetapi juga merawat keberagaman, memperkuat persaudaraan dan meneruskan semangat perjuangan kepada generasi penerus. Semangat Merah Putih dari Gunung Cycloop menjadi pengingat bahwa Indonesia akan terus berdiri tegak selama persatuan dan kebersamaan dijaga oleh seluruh anak bangsa. (*/kg)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SPACE AVAILABLE

SPACE AVAILABLE

POPULER