Kapolres Purworejo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kebongunung
"Jembatan ini adalah simbol kerja sama dan persatuan kita. Melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, kita berhasil membangun kembali sarana yang sangat dibutuhkan ini secara gotong royong. Kami serahkan jembatan ini kepada Pemerintah Desa Kebongunung untuk dirawat dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan warga," ujar AKBP Windy Syafutra.
Kapolres juga menambahkan, pembangunan jembatan ini sebagai Jalan Usaha Tani (JUT) yang terintegrasi dengan jembatan tersebut guna memperkuat sektor pertanian lokal. Kepala Desa Kebongunung, Fatah Kusumo Handogo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polres Purworejo. Menurutnya, pembangunan jembatan ini adalah jawaban atas kesulitan yang selama ini dihadapi petani yang memiliki lahan di seberang sungai.
"Kami sangat berterima kasih. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, khususnya di bidang pertanian dan sebagai akses penghubung ke Desa Maron. Semoga Polres Purworejo sukses selalu dalam mengayomi masyarakat," tuturnya.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kapolres Purworejo bersama Kepala Desa dan perwakilan tokoh masyarakat setempat yang diawali dengan doa untuk mendapatkan manfaat dan berkah. Dengan beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Loano semakin kokoh seiring dengan lancarnya jalur distribusi hasil pertanian. (*/kj)
Manfaat Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Kebongunung:
- Estimasi Penerima Manfaat: 60 KK atau sekira 150 jiwa
- Efisiensi Waktu: Memangkas waktu tempuh hingga 20 - 25 menit
- Jarak Tempuh: Kini hanya memerlukan waktu 15 - 20 menit untuk akses antarwilayah


Komentar
Posting Komentar