Pemkab Purworejo Hadirkan Rumah Singgah di DIY
Mudahkan Warga Jalani Pengobatan Rujukan di Yogyakarta
Rumah singgah yang berlokasi di Gang Gambir Nomor 94C, Jongkang, Sariharjo, Kabupaten Sleman tersebut, diperuntukkan bagi warga Kabupaten Purworejo yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta beserta keluarga pendampingnya. Seluruh biaya operasional, mulai dari tempat tinggal hingga konsumsi, disediakan secara gratis melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purworejo.
"Semoga rumah singgah ini menjadi sarana yang bermanfaat dan semakin memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Purworejo," ujar Bupati. Lebih lanjut, Bupati juga meminta dukungan dari seluruh pihak, utamanya warga masyarakat sekitar Rumah Singgah, agar dapat ikut menjaga dan membantu sekiranya ada warga Purworejo yang berada di tempat singgah tersebut memerlukan bantuan. "Kami titip warga Purworejo. Apabila ada sesuatu yang perlu dibantu, kami memohon dukungan masyarakat sekitar agar dapat saling membantu sebisanya," ujarnya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo, dr Sudarmi, menjelaskan bahwa penyediaan rumah singgah merupakan bagian dari implementasi visi dan misi kepala daerah melalui Program Pitulungan, khususnya pada pilar Sehat Penduduke.
"Rumah singgah ini diharapkan dapat mendekatkan pasien dengan layanan kesehatan, mengurangi beban keluarga selama proses pengobatan, serta meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hingga tuntas," ungkap dr Sudarmi. Rumah singgah tersebut dilengkapi dengan fasilitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pasien lintas usia. Tersedia 11 tempat tidur yang terdiri atas 4 tempat tidur khusus pasien anak, 4 tempat tidur untuk pasien perempuan, dan 3 tempat tidur untuk pasien laki-laki. Dalam pengelolaannya, Pemerintah Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan Yayasan Embun Surga Purworejo. Tak hanya Rumah Singgah, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp 80 miliar untuk mendukung Program Jaminan Kesehatan Daerah, guna memberikan perlindungan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Sementara itu, manfaat keberadaan rumah singgah tersebut telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Marni, warga Kecamatan Bayan, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang disediakan selama hampir satu tahun mendampingi proses pengobatan keluarganya di Yogyakarta.
"Terima kasih kepada Yayasan Embun Surga dan Pemerintah Kabupaten
Purworejo. Kami sangat terbantu. Di sini tempat tinggal gratis, makan
juga gratis. Semua ini benar-benar meringankan beban kami selama
berobat," tuturnya.
Dukungan juga datang dari Panewu Ngaglik, Edi Wibowo, yang menilai
langkah Pemerintah Kabupaten Purworejo tersebut sebagai inisiatif yang
mulia dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ia juga mengajak
masyarakat sekitar untuk turut menjaga kenyamanan dan keamanan
lingkungan rumah singgah.
Turut hadir pada peresmian tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris
Daerah Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin, Asisten Pemerintahan
dan Kesra Ahmad Jainudin SIP MM, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan
Daerah, dr Sudarmi. Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinsosdaldukkb,
Kepala Dinkominfostasandi, serta Kepala Bagian Prokopim. (*/kj)
Sumber: Prokopim


Komentar
Posting Komentar