Kepala Gudang Bulog Butuh: Penyaluran Bantuan Harus Disesuaikan dengan Datanya
![]() |
| Kepala Gudang Bulog Butuh Sidik Sugiarto |
PURWOREJO - Kepala Gudang Bulog Butuh - Kabupaten Purworejo, Sidik Sugiarto, menegaskan jika penyaluran bantuan pangan dari pemerintah di desa-desa, harus disesuaikan sebagaimana data yang dikeluarkan pemerintah. Hal itu dikatakan Sidik saat ditemui media ini pada Senin 18 Mei 2026 siang di kantornya.
"Penyaluran bantuan harus disesuaikan dengan data. Semisal ada penggantian penerima, itu boleh, namun melalui berita acara penggantian SPTJM. Ada berita acaranya, penggantian itu semisal penerima ada yang meninggal, atau status sosialnya sudah naik atau sudah mampu," beber Sidik. "Namun penggantian itu, juga tidak menambah dari jumlah penerima manfaat sebagaimana data yang ada di tiap-tiap desa," tegasnya.
Perlu diketahui pula, untuk pengganti semisal ada penerima manfaat yang meninggal atau status sosialnya berubah, nama-nama pengganti sudah ada dalam daftar cadangan penerima dari desa. "Sekali lagi, penggantian, tidak menambah dari jumlah penerima pada data yang ada. Untuk berita acara penggantian, itu dari Bulog," kata Sidik yang menambahkan, pada periode Februari dan Maret, penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Untuk menjadi informasi bersama, alur data penerima manfaat beras dan Minyakita dari Perum Bulog, bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial serta data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinen Ekstrem (P3KE) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Mannusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). (*/kg)
Berikut alur distribusinya berjenjang mulai dari verifikasi pusat hingga penyaluran ke masyarakat, dengan rincian sebagai berikut:


Komentar
Posting Komentar