![]() |
| Rakerda Golkar Kabupaten Purworejo di Hotel Plaza, Sabtu 17 Oktober 2026 |
Tema dalam rakerda yaitu "Konsolidasi Organisasi, Penguatan Kader, Digitalisasi Partai dan Pengabdian kepada Rakyat". Poin-poin utama hasil dalam rakerda tersebut, yakni target politik pada pemilu 2029, di mana Partai Golkar Purworejo secara resmi membidik target besar untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif, dari 8 kursi menjadi 11 kursi DPRD. Target besar tersebut, dicanangkan untuk merebut kembali posisi Ketua DPRD.
"Rakerda ini sebagai forum konsolidasi, evaluasi, sinkronisasi dan penajaman program kerja Partai Golkar Kabupaten Purworejo untuk lima tahun ke depan," tegas Yuli Hastuti.
Lanjut Yuli Hastuti, tiga hal penting harus dihasilkan melalui rakerda, evaluasi program secara jujur dan objektif, konsolidasi program hingga desa dan kelurahan serta penyusunan program kerja yang konkret, terukur, bertarget dan berkelanjutan. "Kaderisasi merupakan investasi politik jangka panjang. Kita semua harus menciptakan kader yang paham ideologi dan platform partai, paham persoalan masyarakat, serta memiliki kemampuan komunikasi politik yang baik," kata Yuli Hastuti kembali.
Sedangkan Imam Teguh Purnomo selaku Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Jawa Tengah, berbicara target Golkar Purworejo, adalah target yang realistis. Dirinya optimis, target dalam rakerda bisa tercapai, semua langkah-langkah strategis dikerjakan dengan sungguh-sungguh oleh semua kader.
“Keputusan rakerda harus
ditindaklanjuti serius, akan dipantau DPD Golkar Jawa Tengah. Persiapan Pemilu
2029 tidak boleh mendadak, harus dimulai sejak sekarang,” kata Imam. Sementara laporan Ketua Panitia Rakerda, Rokhman,
rakerda diikuti 250 peserta, terdiri dari pengurus DPD provinsi dan kabupaten,
Dewan Pertimbangan, Dewan Pakar, Anggota Fraksi, Pimpinan Kecamatan maupun organisasi
sayap dan organisasi yang didirikan maupun mendirikan Partai Golkar. (kj)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar