Presiden Terima Menpora dan Pelatih Timnas Indonesia
Bahas Persiapan FIFA ASEAN September - Oktober 2026
Juga dibahas peningkatan kesejahteraan atlet lewat berbagai kebijakan, mulai dari pemberian bonus prestasi, peluang karier sebagai TNI, Polri maupun ASN, akses pendidikan hingga pengkajian skema dana pensiun atlet. Termasuk pula dibahas pengembangan olahraga disabilitas, termasuk program sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan lebih luas untuk berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.
Pembahasan lainnya yaitu percepatan pembangunan pusat pembinaan olahraga nasional dan Akademi Olahraga yang akan menjaring dan juga membina talenta muda sejak usia dini secara lebih terstruktur dan berkesinambungan. Poin pembahasan berikutnya, yaitu penguatan olahraga sebagai wadah pembentukan karakter, disiplin dan pengembangan potensi generasi muda Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap pengembangan sepak bola nasional. Dalam pertemuan tersebut turut dibahas persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN pada September - Oktober 2026, dan juga berbagai langkah penguatan Timnas Garuda menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Presiden menegaskan dukungannya terhadap seluruh program pengembangan sepak bola nasional, termasuk persiapan tim nasional, penguatan sistem pembinaan pemain, serta peningkatan daya saing Indonesia di tingkat internasional. Pemerintah terus berkomitmen untuk membangun dunia olahraga yang inklusif, berprestasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus membanggakan Indonesia di pentas dunia. (*/kg)

Komentar
Posting Komentar