Muda Ganesha Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim, Piatu dan Duafa

PURWOREJO, KABARJATENG - Kepedulian sosial ditunjukkan Keluarga Besar Alumni SMAN 1 Purworejo yang dikenal dalam wadah Muda Ganesha (MG) di bulan Ramadan 1447 H ini. Kepedulian yang ditunjukkan, yakni menyalurkan bantuan kepada 1.000 siswa kurang mampu, para yatim, piatu dan kaum duafa, Sabtu 14 Maret 2025 di Ruang Karakter BJ Habibie, SMAN 1 Purworejo. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Tilawah Al Qur’an yang dibacakan Zulkarnaen Itsar Al Haqqoni - siswa kelas X-H. 

Kepala SMAN 1 Purworejo Cahyo Winarno SPd MPd mengatakan, sekolah selalu terbuka untuk menerima darma bakti dan kiprah peduli para alumni. Dirinya memberikan apresiasi kepada Muda Ganesha atas perhatian kepada siswa didiknya. "Harapan kami semoga semua bakti, semua kepedulian dan apa yang diberikan Muda Ganesha untuk adik-adiknya siswa SMAN 1 Purworejo bisa menggugah motivasi dan inspirasi berguna untuk masa depan mereka," kata Cahyo Winarno.

Dari 1.000 amplop berisi uang tunai tersebut, 250 di antaranya diberikan kepada siswa SMAN 1 yang kurang mampu. Selebihnya dibagikan kepada siswa siswi di beberapa sekolah, panti asuhan dan pondok pesantren serta warga sekitar Purworejo yang masuk kategori penerima bantuan. "Kami sangat berterima kasih kepada Mas dan Mbak Muda Ganesha yang mau datang ke rumah kami berbagi dan menyemangati putri kami," ungkap Purwati - warga Senepo Barat, Kutoarjo. 

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua Muda Ganashe Hermawan Wahyu Utomo ST,MSi (MG 90) beserta jajaran pengurus Dewan Pembina Muda Ganesha. Mewakili Ketua Umum MG, Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo (MG 89), Hermawan Wahyu Utomo menyampaikan, selain memberikan subsidi/bantuan, kegiatan kali ini juga untuk memberikan motivasi kepada para siswa SMAN 1 Purworejo “Mereka harus punya spirit untuk menjawab tantangan, menyiapkan dan menata masa depan, lebih baik,” kata Hermawan Wahyu Utomo yang juga Dirut PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo. 

Harapan ke depan para siswa optimis dalam menjalankan kehidupan selanjutnya, supaya tetap semangat. "Jangan melihat kekurangan yang ada sebagai kendala. Jadikan kendala sebagai tantangan untuk untuk direspon, selalu berjuang dan menyiapkan diri setelah lulus dari sini," pesan Hermawan Wahyu Utomo. 

Jelang berbuka puasa bersama, para siswa diguyur tausiyah inspiratif penuh motivasi dari Prof drg Suryono (MG 88) menyampaikan materi "Menjadi Umat yang Terbaik".  "Jangan pernah mengeluhkan kondisi yang ada dalam proses belajar, saya sudah nggak muda lagi saat dapat tugas mengebor ilmu di Jepang, belajar huruf Kanji, dengan kultur disiplin dosen di sana yang jelas beda," urai Prof Suryono. 

Tepat saat Adzan Maghrib berkumandang, semua terlihat bahagia  menyantap hidangan masakan dan minuman olahan Rini Octavia De R (MG 94). Sudah menjadi kultur positif di setiap kegiatan sosial, semua anggota MG terlibat dalam team work yang solid, bersatu padu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. 

"Muda Ganesha memang punya kultur yang bagus, bahkan sejak mengebor ilmu di sekolah tercinta SMAN 1 Purworejo, semua alumni boleh menjadi versi terbaik masing-masing, dan selalu hadir memberi kontribusi positif dan nyata buat masyarakat," tegas Lies Venita Handayani (MG 88).  Pada akhir acara Duo MC Ulfa (MG 91) dan Desti  (MG 98) melantunkan pantun sebagai penutup: "Pergi ke masjid indah di sore hari, hati tenang mendengarkan adzan, semoga Allah meridhoi acara ini dan juga memberikan kehangatan".  (*/kj)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Malam Syukuran HUT ke-80 RI Gelaran Pemkot Balikpapan

Purworejo Tuan Rumah Kejurwil Atletik 2025 se-Kedu

Prestasi Membanggakan Diraih Siswi SDN Dukuhdungus Kecamatan Grabag-Purworejo