Wabup Purworejo Dorong Maksimalisasi Penerima Manfaat MBG

SPPG Butuh Resmi Beroperasi, Siap Jaga Kualitas  

Peresmian dan tasyakuran SPPB Butuh, Senin 13 April 2026 (foto: ngabdiri koim/kg)
PURWOREJO, KABARJATENG - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo resmi beroperasi. Peresmian dan tasyakuran SPPG Butuh di  bawah naungan Yayasan Bina Generasi Anak Desa tersebut, pada Senin 13 April 2026. Dapur umumnya beralamat di Ketundan RT 3 RW 6 Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo. Resminya beroperasi, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi. Sebelum dilakukan pemotongan tumpeng oleh Sunaryo selaku perwakilan yayasan yang diberikan kepada Wabup Dion Agasi Setiabudi yang kemudian diserahkan ke Staf Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) Kolonel (purn) Kuswanto SH MH. 

Berbagai pihak hadir dalam peresmian SPPG Butuh, seperti perwakilan Kodim 0708 Purworejo, jajaran Forkopimcam Butuh, para kepala desa sekitar, tokoh-tokoh masyarakat, termasuk insan pers di Kabupaten Purworejo. Selaku konsorsium SPPG Butuh yaitu Supriyono, sementara Ketua Yayasan Bina Generasi Anak Desa yaitu Fauzi Osreng. Ditegaskan, jika SPPG Butuh siap berkiprah, berkontribusi untuk negeri dalam hal pemenuhan gizi. 

Dalam keterangannya, Sunaryo yang mewakili pihak yayasan, mengucapkan terima kasih untuk dukungan pihak-pihak terkait, hingga akhirnya SPPG Butuh resmi beroperasi. Pihak yayasan juga mengucapkan terima kasih untuk semua yang hadir dalam peresmian dan tasyakuran. 

"Keberadaan SPPG Butuh ini, tujuannya ikut serta mendukung salah satu program nasional, program Bapak Presiden Prabowo Subianto, suatu program yang mulia yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG)," sebut Sunaryo. 

"SPPG Butuh berkomitmen sejak awal untuk mendukung program Bapak Presiden. Terbukti melalui perjuangan panjang sejak mendaftar di website BGN hingga akhirnya dari perjungan demi perjuangan, dinyatakan siap dan hari ini resmi beroperasi," imbuh Sunaryo. 

Sementara Kepala SPPG Butuh, Fecky Randomen Tanono SH, menegaskan jika pihaknya siap menjaga kualitas, berupaya maksimal dalam melayani para penerima manfaat. "Kami siap jaga kualitas, termasuk kebersihannya. Dapur umum kami, siap bekerja profesional. Semuanya itu, demi pemenuhan gizi yang baik," tegas Kepala SPPG Butuh yang berasal dari Kupang, NTT. 

Sedangkan Kuswanto selaku Staf Ahli BGN, mengucapkan  selamat untuk beroperasinya SPPG Butuh. Dirinya membeberkan, melalui program MBG dapat membangun perekonomian yang kuat. Termasuk penyerapan tenaga kerja, dimana setiap dapur umum menyerap 50 tenaga kerja. "Ini adalah program yang baik. Ibu hamil, ibu menyusui, balita mendapat manfaatnya. Nantinya pun lansia juga menerima manfaatnya," tegas Kuswanto. 

Sisi lain, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setibudi dalam sambutannya, menekankan perlunya memaksimalisasi penerima manfaat program MBG. Lanjut Wabup Purworejo, dari koordinasi yang dilakukan dengan Koordinator Wilayah (Korwil) BGN, pihaknya mendorong semua SPPG di Kabupaten Purworejo melakukan pendataan dan distribusi MBG tidak hanya kepada anak-anak sekolah, namun targetnya juga kepada Ibu-ibu hamil, ibu menyusui maupun balita, hingga nantinya semua target penerima manfaat dapat terlayani. (kj)    

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Malam Syukuran HUT ke-80 RI Gelaran Pemkot Balikpapan

Purworejo Tuan Rumah Kejurwil Atletik 2025 se-Kedu

Prestasi Membanggakan Diraih Siswi SDN Dukuhdungus Kecamatan Grabag-Purworejo