Peresmian KDMP Dukuhrejo Dihadiri Menteri Sosial, Menteri Koperasi dan Kepala BP Taskin
Pemkab Purworejo Dukung Percepatan Operasional KDMP
![]() |
| Kunjungan Menteri Koperasi, Menteri Koperasi dan Kepala BP Taskin di KDMP Dukuhrejo |
"Terima kasih sudah berkenan hadir langsung di
Kabupaten Purworejo ini.
Kehadiran Bapak Menteri sekalian, menjadi kehormatan, sekaligus penguat
komitmen kami pemerintah daerah, dalam upaya memajukan ekonomi
kerakyatan di Kabupaten Purworejo," sebut Yuli Hastuti.
"Kami juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah Bapak Menteri sekalian berikan, semoga bantuan ini dapat bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Purworejo pada umumnya," tegas Bupati Yuli Hastuti.
Untuk diketahui, pada kesempatan itu, rombongan Menteri menyerahkan bantuan paket pemberdayaan berupa sarana peternakan ayam petelur serta kartu keanggotaan koperasi kepada warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Program tersebut menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah pusat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan, kehadiran lintas kementerian menjadi wujud kerja bersama dalam melaksanakan visi dan misi Presiden RI Prabowo Subianto khususnya melalui program strategis KDMP. Dikatakan, Kementerian Sosial mendapat tugas mendorong para penerima bantuan sosial agar tidak hanya menerima bantuan, namun terlibat aktif dalam pemberdayaan ekonomi. Sedangkan Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono menegaskan, kunjungan kerja yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari kerja sama Kementerian Koperasi, Kementerian Sosial maupun BP Taskin. Melalui kerja sama tersebut, menjadikan penerima manfaat bantuan sosial, selain sebagai subjek juga pelaku usaha melalui wadah koperasi. Sementara Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menegaskan, sangat pentingnya sinkronisasi berbagai program nasional agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar berputar pada tingkat komunitas. Bantuan sosial yang diberikan pemerintah, untuk menjaga masyarakat agar tidak jatuh, sedangkan koperasi untuk membantu masyarakat dapat bangkit, sementara melalui pemberdayaan ujntuk memastikan agar masyarakat mampu berjalan mandiri. (*/koim)


Komentar
Posting Komentar